Building Teams
Submitted by hanzpk on Sat, 03/27/2010 - 21:24We are building our teams right now, so that we can better shine our lights.So any lighthouses out there willing to cluster together in this eastern hemisphere, please do contact us. We will be thrilling to hear some enthusiast!
Lucid Dreaming (II)
Submitted by hanzpk on Wed, 09/01/2010 - 21:37Menyambung kembali artikel yang pertama, saya akan menjabarkan salah satu metode untuk mencapai keadaan Lucid Dreaming tersebut, tetapi sebelum itu saya akan merekap sedikit. Lucid Dreaming adalah mimpi dimana anda sadar bahwa anda sedang bermimpi, dan dengan demikian semua panca indera, pikiran dan perasaan anda bekerja seperti pada saat anda sadar.
Lucid Dreaming
Submitted by hanzpk on Wed, 09/01/2010 - 21:35Pernah bermimpi yang begitu nyata, sehingga udaranya terasa di hidung dan paru-paru anda, tekstur bendanya terasa di kulit anda, harumnya tercium di hidung anda? Ini disebut sebagai Lucid Dreaming. Lucid diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia menjadi jelas atau nyata, tetapi Mimpi Nyata tidak dapat menangkap esensi dari Lucid Dreaming, jadi saya akan tetap memakai istilah Lucid Dreaming.
Dasar - dasar Mimpi
Submitted by hanzpk on Wed, 09/01/2010 - 21:34Mari kita kembali kepada dasar-dasar mimpi, setelah dua artikel sebelumnya membahas tentang konsep Lucid Dreaming.
Seumur hidupnya rata-rata manusia menghabiskan 40% dari waktunya untuk tidur, dan rata-rata dalam tidurnya manusia mengalami 4-5 mimpi. Bayangkan! Sangat banyak sekali mimpi yang kita alami, namun jarang yang ingat bahwa semalam mereka bermimpi, alih-alih mengingat apa yang diimpikan.
Optimis vs Pesimis
Submitted by hanzpk on Wed, 09/01/2010 - 21:32Sering kita mendengar , “kamu itu harus optimis dalam menghadapi masalah, jangan pesimis gitu...”, tapi pernahkah dihayati sebenarnya apa makna dibalik optimis maupun pesimis? Ataupun apa sebenarnya masalah itu?
Mari kita lihat dalam level yang paling sederhana.
My First Lucid Dream : Mirrors of Dimensions
Submitted by hanzpk on Wed, 08/11/2010 - 15:00
I was driving a car with a lady besides me. We were on a high speed chase with the car in front of us. Suddenly the car slipped into some kind of portal, and didn't want to lose it, I followed to the portal. Once through the portal, we could not find the car and we were amazed at the environment. I said to the lady, "we are not in the same dimension".
There were many people on a vast field which filled with many billboard size portals.
I saw a certain commotion, and decided to head there.
A New Game of Choice Begins
Submitted by hanzpk on Mon, 07/19/2010 - 15:10source: http://www.flickr.com/photos/vancouverdoug/4802233724/
==============================================================
07 Jul 15 2010 Planetary Alignment English Bay _DSC3822 by VancouverDoug.

Sebuah Analisa tentang mekanisme usaha :Percaya dan percaya dan percaya
Submitted by hanzpk on Wed, 07/14/2010 - 09:38Memulai suatu usaha atau memulai untuk melangkah memerlukan gaya yang besar, dan setelah langkah awal tadi maka diperlukan gaya untuk mempertahankan pergerakan ini, karena apabila kita kembali berhenti maka diperlukan kembali gaya yang besar untuk memulai langkah. Hal ini merupakan penjabaran sederhana dari Hukum Fisika Newton, dan ini juga berlaku bagi kita.
An Analysis : Are You The Master of Yourself?
Submitted by hanzpk on Tue, 07/13/2010 - 10:12Are you the Master of yourself?
That is the question...
Let's take a look of classical sample in recent news, a man was arrested because his sex videos with other women, spread on the internet. Apparently those videos were copied and spread by someone. Not long ago before the headlines came in the news, Legislative Bodies had legalised a certain law about pornographics material.
Sebuah Analisa tentang Keadaan Kita : Mengapa
Submitted by hanzpk on Tue, 07/13/2010 - 10:04Banyak sudah analisa yang sudah dilontarkan mengenai sebab musabab keadaan negara kita, keadaan masyarakat kita yang seperti maju segan mundur pun pelan-pelan, tetapi mengapa perubahan itu serasa mata air di gurun tandus, biarpun menyegarkan, keberadaannya bagaikan impian semata.
